.

..

Thursday, June 17, 2010

Hizbut-Tahrir: PBB Lemah

Padang, Padek - aksi pengecaman terhadap aksi kebrutalan tentara Israel terhadap konvoi kapal freedom flotilla, terus bergulir, siang (7/6) kemarin, massa dari Hizbut Tahrir bersama Ulama mendatangi kantor DPRD Sumbar, untuk memberikan pernyataan sikap mereka terhadap aksi Israel tersebut.

Dalam aksinya mereka meminta Presiden SBY segera mengirimkan pasukan ke Negara tersebut. “kalau dilihat, perbuatan tentara Israel tersebut telah nyata dan sangat jelas melanggar Hak Asasi manusia (HAM). Untuk itu, tidak ada upaya diplomasi lagi yang bisa diterima Israel.

“saat ini yang dibutuhkan warga adalah bantuan dari Negara-negara muslim, untuk menghentikan kebiadapan Israel tersebut. Hanya satu jalan, yakni dengan memerangai Israel dengan senjata,” ujar Ketua Hizbut Tahrir Sumbar, Rozi Saferi, kemarin.

Ditambah Rozi, untuk menangani hal tersebut, Negara-negara Islam jangan berharap banyak kepada PBB lagi, karena tidak pernah ditanggapi serius. Ia berharap Indonesia yang memiliki penduduk muslim terbesar dunia berperan menaklukkan Israel.

Ketua DPRD Sumbar, Yultekhnil berjanji menyerahkan pernyataan sikap massa Hizbut Tahrir tersebut pada Presiden SBY. “Saya yakin apa yang disampaikan hari ini, sudah dalam pikiran pemerintah. Dan tidak mungkin pemerintah Indonesia membiarkan aksi kekejaaman Israel tersebut,” ujar Yultekni. (cr13/mg23)

Sumber: Harian Pagi Padang Ekspres; Selasa, 8 Juni 2010 ; halaman 24-23



0 comments:

Post a Comment