.

..

Wednesday, November 7, 2007

SAYUR






Dipagi yang budeg, Pak Tani membawa dua karung Sayur ke Pasar, satu karung diturunkan di pasar raya, disini Pak Tani menjual satu ikat sayur seharga Lima Ratoes Roepiah, sedangkan sekarung lagi sudah diantar sejak tadi ke swalayan. …

Sedangkan di parkiran swalayan, Si Mbok turun dari mobil mewah, Si Mbok tadi masuk swalayan dan membeli seikat Sayur dengan tarif Rp. 2.000,- (PPn 15%) hasilnya adalah Rp …………,- (blh diisi).

Adalah salah bila mengklaim bahwa Sayur di swalayan adalah yang terbaik sedangkan Sayur di Pasar Raya kurang bagus…karena bagaimanapun Sayur-sayur tersebut berasal dari kebun yang sama Pak Tani..

Pak Tani tidak bisa dipersalahkan sebab Pak Tani bukanlah Sayur dan Sayur bukanlah Pak Tani. Pak Tani tetaplah Pak Tani, Revolusi tetaplah revolusi

Ih..ko ga’ nyambung?…. au ah gelap….! HIDLUF REVLOVLUSYI [jin timur tengah]

1 comments:

  1. stuja.........
    tolak BeHaPe..........
    boro2 kuliah mahal, kuliah murah aja mahasiswa males...

    ReplyDelete